Langsung ke konten utama

Senyum ayah di Bibir saya

Hahaahaha...(itu ngakak ya? Bukan senyum. Tolong, bagaimana caranya menggambarkan senyum ditulisan ini, readers? Ayooo, jangan lama mikirnya. Uda kecut ni muka. Hahahahha...
Iya, kecut karena kemarin jadi "satpam" dikantor karena gada kerjaan dari siang sampe sore.Dan alhasil, muka jadi berantakan berserakan dilantai, terus dipungut lagi, dilempar kejalan. Ada lagi? Menarik kalau ada pengamen yang keroyokan/ berebutan serpihan muka ku yang...(*plaaak, nampan pelayan "mampir" ke muka). Yasudah, tidak diteruskan. Kembali ke cerita saya yang kemarin gagal posting tulisan. Gagal kewarnet, gagal ngenet dirumah. HUaagh..menjengkelkan. Semua rencana nakal buyar. Tapi alhamdulillah digantikan detik ini, dimeja ini, terus....(heiii, ni orang ngapain lihat2? mau laptop apa es jeruk? pesen sendiri sonoo.) Oke, balik lagi. Lagi-lagi dikantor cuma diem aja, garuk-garuk ketiak kursi, mainin jempol kaki, nunggu ada yang nyuruh. Apaan kek? "Hei, kamu, tanam jagung didepan kantor sana", atau gak, "Hei nona, antarkan saya ke dokter kulit, kulit ku bentol2 putih (maksud : panu)". Bla bla bla..mulai ngayal yang aneh2 demi suasana tentram dan damai sang batin siang kemarin. Terus jadi ketawa-ketawa sendiri kalu lihat tata tertib di kantor yang sekarang banyak nempel di tembok akntor. Yang bisa saya ingat sih kurang lebih kayak gini sih.

1.Dilarang merokok, haram hukumnya, kecuali pak Boz gak ada.
komen : weee, pegawai takut kena tampar sang Boz besar
2.Dilarang korupsi, sendiri atau pun berjamaah.
komen : kalu jamaah kan ada imam, biasanya yang nanggung dosa imam.
3.Sebelum bekerja berdoa dulu.
komen : sekalian bacaan doa 5 agama.

Bo a bo, menggelikan. Belum lagi ada seorang karyawan yang dengan paksa ngebet banget pingin beli hape belel saya. "Hape kamu dijual berapa? Bonus deh.." (fuuh, bonus lensa sih mau). Semakin "terhimpit" saja situasinya. OoO.. orang kantor juga heboh pemakaian internet yang bengkak bernanah. Yang saling lempar argumen dan walhasil, kok jadi nyambung yang gak penting. Alurnya jadi bahas alamat download situs (uhuk..maap) orang dewasa. Astagfirullah bapak2. Ya tetap juga orang yang sama yang ngebet banget ma hape saya. "Padahal dirumah sudah saya coba ketik wewewe.xxx.com, tapi kluarnya jual beli mobil". Waks.... dasar muka napsu. Inget istri pakde, masih cantik pake sanggul tuh dirumah.

Lepas dari kantor, dijalan yang padat dan macet, sampai smeut gak bisa bernafas (boong banget ya? jangan dibaca. menyesatkan). Masih senang dengan hobi lihat nopol (nomor polisi) kendaraan apa aja, terutama yang "berkaki" empat.

2 menit

10 menit

15 menit

1 tahun 40 hari. waduh..tua dijalan dong ya? Gilaaa...

Beberapa menit kemudian, sebuah mobil yang saya sendiri gak tahu nama nenek supirnya (ya iyalah dodol). Mengejutkan. Mau tahu nomornya? N 1538 CG. Biasa aja ya? hahaha..iya. Bukan itu. Nomornya N 0341 XX (maksud XX disini, lupa kode wilayahnya). Terkejut..!!! (mulut menganga, jempol membesar, mata berat, duh..kok ngantuk? HEEEIIII....fokus !!). Benar2 kok saged2nya (maksud : bisa2nya). Pasti pejabat, atau polisi, atau..pasti ada supirnya, tuh mobil bisa jalannya.Jarang2 ada ya? pastiiii. Cuma satu aja di sini. "Kereeen ni nopol "(batin ku). Sampai dirumah, masih geleng2 gak percaya. Kok gini? Kok gitu? Kok gita? Iya..itu anaknya om Erwin. Hahahaha....

Ketawa, senyum, ketawa, senyum, .....oops, tertahan didepan kaca sambil senyum kaku. Wiii, kayka kenal ni orang. Angelina Jolie ya? Yang dikaca cuma senyum2 aja gak jawab pertanyaan. Wii, ini kah wajah ku? Hahahahha...uda2. "Mirip ma bokap ya?". Masih gak percaya lagi, coba cari gaya yang lain. Gaya kupu2, gaya bebas, gaya unta matok ular, (gaya aja sih loe). Banyak gaya, banyak sisi, dan banyak bicara. Ternyata pollingnya, kok menarik sekali (saya) ciptaan Tuhan ini, Huahahhaha....Duh, senyum marathin hari ini bikin mulut kaku.

Tapi emang gak sia-sia, kelar ma ucapin hari ibu (telaat banget) dan ibu2 yang lain (selamat hari ibu semuaaa), saya merasa jadi ibu dari anak2 saya. Jyaaaah.... ngawur. Paling tidak, hadiah buat mereka (ibu2) adalah ..

Senyum duplikat ayah saya. Hooh, saya punya senyumnya. Dan ibu saya? Saya punya hatinya.



p.s : akhir2 ini bahasa saya jadi mellow horor kelar nonton Shutter



Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…