Langsung ke konten utama

Kacrut's in emotion (yg sudah di Edit..)


well..yg paling segar hari ini.
Mari membahas tentangnya. Sapa lagi ?
Masih tetap dengan orang dan kasus yg sama. Kacrut mentutut yg tak lain bagian dalam hidup saya.
Awalnya agak ragu dengan judul yg diberikan. Namun setelah didiskusikan dengan para ahlinya, saya jelas mengerti maksud dari judul yg
dia rekomendasikan sendiri. Pembahasan tidak hanya mengarah padanya sajah. namun lebih meluas pada emosi dan gegap gempita tingkah lakunya.
Mengenai kacrut yg satu ini mulanya. Mari...

Sebentar para pembaca yg budiman.
Mengapa dinamakan kacrut ya..?
Apa karena dia suka makan kue curut ?
Atau suka g nyangkut ? (*bletak...kata nyambung rasanya komplain pada saya). Mungkinkah alasan karena postur tubuhnya yg keatlitan itu terlalu berlebih ?
anyway, Menyangkut nama sih sebenarnya urusan orang ya ? Hahahaha.... biarlah. yg jelas dari pertama saya baca tentang kacrut, istilah lain dalam otak saya melompat2.
Kacrut = pendek kurus n susah makan. n Jahilnya keterlaluan. Sepertinya ada di salah 1 karakter kartun jaman 1960an. Napa g k Jupri aja skalian..?
Mengenai emosinya, hmm..tak ada yg menggebu sih. Tidak terlalu menggebu, hanya sajah sedikit dendam dan kesannya bisa jadi arogan.
G percaya..?

1 hal baru2 ini. Kejadian yg tak dilupakannya mungkin. Minggu kemarin mgkn hari yg berat buatnya. Setelah kami (saya & kacrut) berikatan janji untuk bertemu di Bandara,
saya memutuskan untuk pergi ke rumah tetua keluarga saya (halah..nenek maksdudnya). Setelah berkelakar dengan keluarga yg lain, kacrut berpesan melalui hp saya bahwa dia
dan seorang teman sedang dalam perjalanan menuju kesana (bandara, red). "Kita otw nih. 45 menit lagi nyampe. Jangan telat ya..? jangan biarkan kami menunggu terlalu lama".
Begitu kira2 isi pesan pendeknya. Walhasil, saya langsung berangkat kesana. Dengan kcepatan yg g terlalu cepat. Perjalanan yg santai ini saya nikmati bersama teman saya.
Nha..kira2 sampai di Tol bandara, hp cantik saya bedering. Aduh...(kacrut nelpon), diangkatlah telpon itu oleh teman saya san berujar bahwa "kita masih di Tol bandara, tunggu ya".
Hahahaha..karena saya di cap sebagai orang jalanan, kacrut yg lumayan marah2 (atau mungkin sangat sebel) berujar "aduh...udah ah, pulang aja. TElat..."
tut tut tut...telepon ditutupnya tanpa salam. anak muda yg kasar. ck ck ck...

Kami (saya dan teman) berpikiran bahwa kacrut akan pulang. Yasudahlah. pertemuan pun tak jadi digelar (aduuh..bahasamu).
Sampai di tempat parkir, saya berniat mengabarinya. Apa hasilnya ? Sambil marah2 dia berujar lagi "Aku uda dijalan mau pulang. Malees..." tut tut tut.
Ah....semakin ingin ku pukul kepalanya dengan roda pesawat.
Sebagai orang yg santun (hehehe..buleh dung), saya biarkan saja amarah menggerogoti otaknya. Biarlah...saya yg salah (yg tua mengalah, yg muda kurang ajar.)
Pada saat kami turun, ponsel ku menangis minta ditimang...(uuugh...tulung ya bahasanya). Yaa,,ada telpon intinya. Dari kacrut lagi pikirku.
Ember iya, emang dia yg nelpon.
"Halo..dimana..??" tanyanya.
"Di parkiran" jawab ku.
"Halah..pasti di Tol, tol mana...? tol malang ? Sidoarjo" kayaknya sih dia ngomong gitu.hahaha..sdikit banyaklah.
"Di parkiran B7" ujar ku berkelit tak ingin disalahkan anak kecil.
wuhuhuhu.....
setelah mencari cari di keramaian orang.
TUng...muncul lah pria dengan wajahnya yg tak asing lagi. Wajah yg ditunggu2. Mendekati ku dengan senyum manisnya.
Lho..(pikiran pembaca). "kok kacrut jadi gak marah gitu sih..?? kN harusnya pake muka kusut" (batin kalian lagi kalu kebetulan iya).
Oops..tentu sajah bukan kacrut namanya kalu gak "maki2" n marah2 g jelas. Itu bukan kacrut. Tapi pria yg di minati ibu2 RT yg suka gendong anaknya smabil pake hotpen.
Yiiha....si Yayan, hahah. Friend of him. Menyapa kami dengan senyumaaan ala iklan pasta gigi Siwak F.
Kugeleng2kan kepala. Lihat. Adakah tanda2 kehidupan kacrut..? Apa dia absen?


Deng deng...


Duaaar....
Akhirnya datang juga, kacrut dengan muka yg manyuuuuuuuuun abis datang dengan langkah berat.
Dengan awalan makian dan serangan bertubi2...dan dengan rayuan gombalku ala Ermy Kulit pun tak mampu menghapus penantian lamanya di bandara.
Kacian..bukan maksud hati untuk melukaimu anak ku. Ini yg kusebut cinta mu untuk ku. Semarah2nya kamyu,,kaw msh tetap menunggu kan..??
Anak baik, patut mendapat ciuman Olga syahputra. Gak nyangka, kami pun bertemu lagi. Marahnya sepertinya hilang begitu sajah. Hahahaha...
ya..tak mengapa, tidak diulang lagi. Hehehe..masih tetap kaw ku jemput diMalang nanti.

Ibuk menunggumu anak ku..

Nha,,buat para kacruters yg lain, jika ingin melihat aksi emosi sang pujangga kacrut ini. Jangan dicuba. Tulung dengan sangat.
saya tidak menyuruh anda untuk mengikuti apa yg saya lakukan. Karena apa..?
Tanggungan J.co untuk saya masih ditangannya. Akan sangat menyedihkan apabila hutang itu tidak dilaksanakan karena ulah kacruters.
Di mohon jangan, atau lebih baik jangan baca blognya. Hahahahha......




Yang Tertua, senior
Ibuk NoT

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…