
Saya sedang dalam mood yg baik. Tidak dalam pertengkaran batin, perebutan harta gono-gini, dan hal kecil lain yg memungkinkan memecah belah pertemanan. Oh, no.. saya bukan salah satunya. Setidaknya saya jadi orang "normal" dari beberapa hari setelah bangun dari pesakitan kemarin. Jangan tanya bagaimana cover dokter cucok yg saya ceritakan. Hahaha... tak pantas ukhti seperti saya bisa sebegitu hebohnya melihat ikhwan mapan kayak gitu. Kata emak, ndak pareng(baik). Saya dalam keadaan paling labil sepanjang tahun ini. Dan keberadaan saya ini tak lepas dari sentuhan MUSIK. Mellow? ah..ndak juga. Apapun genre musiknya(well ridho, dangdut juga musik kan? puas loe?), serumit apapun liriknya, seamatir apa produsernya. Musik hidup di dalam tubuh saya (jangan berpikiran saya selalu bawa iPod dari bangun sampai tidur lagi). Mungkin nyokap suka dengerin lagu Balon ku ada lima, Burung kakak tua, ato Geef mij maar Nasi Goreng waktu saya masih di perutnya. Saya bukan orang yg gila karaokean (ok, yg tersinggung, masuk ke bilik karaoke lagi gih), tapi saya gak bisa hidup tenang kalo gak dengar musik. Saya biasanya lebih milih searching sendiri instrument lagu favorit saya, terus saya bikin sendiri video minus satu-nya. Atao saya taruh di usb terus pasang di kendaraan saya. So, lalalalala. Saya punya banyak tempat karaokean.
Beberapa lagu punya cerita sendiri. Yeah, semua orang juga punya. Untungnya lagu Balonku ada lima(harusnya 8, yg 3 mbledos semua) bukan lagu paling berpengaruh lagi. Setidaknya saat sudah besar gini. Hehehe... Lagu-lagu dibawah ada pengaruh ceritanya buat saya. Ngaruhnya mungkin ke selera makan (berharap ada yg lempar bakiak, bumerang,ato sandal jepit).
- Jermaine Jackson (Next to you) : Semua tahu ini kakak Mr.Jakcson yg paling tua. Saya gak sengaja nemu lagu ini di kompi saya di folder Tembang lawas yg size folder yg hampir 1 gb. Awalnya saya ketawa sendiri karena ni lagu kewer kewer jadul banget iramanya. Hahaha.. liriknya juga pujangga banget, ...."When my heart is missing you, i know just what to do, i close my eyes and count to ten, and i'll be missing you...". Kalu saya mah, tutup mata, tidur aja. Ngapain buka lagi? Pengaruhnya : Jadi ingat ipar saya yg lg nunggu abang saya buat dilamar. (*Otak kiri bilang : "Bilang aja loe yg lg nunggu orang.Pake ibarat ipar segala.").
- Robbie Williams (Things) : Haha... Pertama dengar, saya cuma geleng-geleng. Om Robbie bisa juga jadul. Cerita lagunya juga lucu. Kayaknya mungkin cerita si Om sendiri ma tante Jane. "...(Thinkin' about the things) like a walk in the park, like a kiss in the dark..What about the night we cried?...".
- BoA (Moon & Sunrise) : Cewek Korea yg albumnya lengkap saya koleksi. Salah satu favorit saya. Cerita lagu ini tentang jauhnya BoA(di Jepang) dengan keluarganya terutama nyokapnya yang ada di Korea. Dan lagu ini emang khusus diciptain buat nyokapnya. Nha, nyamain keadaan kalo saya juga lagi jauh ma bokap ma abang saya. Miris sendiri kalu dengar lagu ini. "... The wind blows and people crowd the streets. Your voice becomes distant little by little. The moon shines, the day dawns, the sun sparkles. I continue forgetting like this. Smiling at least even a fake smile is a beautiful thing. Only tears are honestly crying. To laugh if i can meet you again." (Duh, mellow).
- Luther Vandross (Dance with my father) : Saya selalu salut sama penyanyi kulit hitam ini. Suaranya dahsyat semblogah merajai dunia(halah). Teknik vokalnya top markotob. Lihat saja dia waktu nyayi bareng Dionne Warwick, Stevie Wonder, Whitney Houston di lagu That's what friends are for secara live. Ajegileeeee...... tapi salah satu lagu popularnya ini bikin ingat teman-teman saya yg suka curhat tentang bokapnya. "...When i and my mother would disagree. To get my way, i would run from her to him. He'd make me laugh just to comfort me...".
- Michael Jackson (She's out of my life) : (Duh) Biar diputar 10x, saya suka berkaca-kaca. Apalagi lihat MV nya Mr.Jackson sendiri (bukan waktu dia garuk-garuk kepala diawal lagu. Hehehe...). Kayaknya tuh lagu pribadi dan dalam banget buat dia. Buat saya? Hmm... saya berpikiran kelak ada pria yg nyanyi lagu ini di ulang tahun saya yg ke 30 (Buset... 17 tahun lagi. Hahaha.Bajak umurnya kebanyakan). Tapi kok berasa kasian banget yg nyanyi lagu ini? Mr.Jackson aja sampe kelepasan mewek di akhir lagu. Keliatan banget kan kalo ni lagu buat Tante Brooke Shields. Iya gitu?. "...And I've learned that love won't wait. Now I've learned that love needs expression..".
- Christina Aguilera (The Right Man) : Cewek bibir tebal kayak adik saya ini suaranya paling berat setara ma penyanyi berkulit hitam (bangganya saya berkulit hitam, tepuk bahu) ciptain lagu ini khusus buat suaminya di hari pernikahannya. Kawaiii... Liriknya yang dalam bikin iri. Ah.. iya iri (dasar gak mampu loe, *ngomong sendiri). Mungkin saya jiplak juga lagunya.Hmm.. saya simpan buat nikahan abang saya (baru saya. "Ah..dasar iri". *dumel sendiri). "... I have waited for this moment with tears of happiness. Here i leave behind my past by taking the chance. I finally found the right man...".
Dan.... sampe jam segini, uda pagi buta mata gak bisa nutup juga. Gara-gara musik pula. Argh.... Uda kenyang dengerin lagu. Laper pula (krucuk). Wes yah... next post. Special keanggotaan "keluarga" saya. Dagh....!!
*Kekamar emak, minta dipijitin.
Salam not balok,







