14 Jan 2015

Tatap

Assalamualaikum,

Sahabat ukhti fillah.
Bahagiakah kalian saat ini?!
Semoga Alloh senantiasa memberi hati yg lapangnya tak terhingga. Hingga tiap-tiap waktu berani kau lewati dengan banyak harap 'tatap' ridhoNya. Berbahagialah, karena ada hari yg bernama pernikahan yg akan kalian jalani (insya Alloh, aamiin). Bahwa segala bikmat dan ujian merupakan gambaran jelas kasih sayang Alloh untuk kita semua.
Berbahagialah yg tidak pernah tersentuh tangan pria dengan sengaja. Karena diri kita diciptakan mulia. Yang disiapkan Alloh untuk seseorang yang ingin memuliakanmu dengan cara yg mulia pula.
Dengan cara yang seperti Muhammad lakukan pada Khadijah. Lalu berbahagialah pada tiap-tiap kita yg senantiasa mau memperbaiki diri untuk berada pada pada jalan yg benar dan layak untuk diperjuangkan.

Mari saling belajar, mari saling mengingatkan, mari saling memberi, dan jauhilah perdebatan. Setidaknya saat ini, berbahagialah untuk diri kita. Berusaha dalam kebaikan. Memberi kebahagiaan pada banyak orang.


Wassalam,
Renotxa.

13 Jan 2015

Dentum

Assalamualaikum,

Sedikit waktu saja di suatu pagi menjelang subuh. Harapan akan berita baru.... Darimu.

Jantungku berdebar. Dua garis merah jelas menurut firasatku. Kau mulai tumbuh. Hanya memastikan setelah itu, kata bu dokter yg 'melihat'mu, kau benar-benar sedang ada dalam perutku.

Mari bersama-sama kita bertumbuh, sayang. Suatu hari. Dan hari-hari berikutnya yang kusebut zona tak nyaman. Yang kadang harus memaksa diri di titik paling rendah. 

Tak mampu.

Tapi tahukah, sayang?! Terkadang kau adalah magis. Melihat tumbuh badanmu, tangan dan kaki kecilmu. Seketika susahku hilang. Sedihku hilang. Capaiku lenyap. Hanya tak sabar, penuh harapan akan dapat melihatmu secara langsung. Bermain dengan kami, Abi dan Umma. Yang selalu berharap semoga kelak kau lebih baik daripada kami.

Karena mencintaimu adalah keindahan. 


Wassalam,
Renotxa.