Langsung ke konten utama

Postingan

Segeralah Menikah

Assalamualaikum, Mungkin lika-liku lebih berkelok-kelok ini lah yang membuat banyak orang bertanya kenapa menikah jadi salah satu keputusan besar yang tidak biasa. Mengapa pernikahan bisa menjadi ketakutan tersendiri karena dapat gagal, dapat lebih bersibuk dalam hal mengurusi kebutuhan orang lain, dapat lebih banyak mencurahkan waktu untuk lebih banyak mengalah.
Segeralah menikah, agar tidak mudah menilai pernikahan sebagai masa depan yang 'menyeramkan'. Berpositif agar lebih mudah melangkah daripada berdiam menyiapkan apa-apa yang nantinya merasa kurang. ya materi, ya ilmu, ya kasih sayang, apalagi calon manusia pendamping. Mari berilmu Alloh, agar lepas penasaran. Agar hilang penat tentang ketakutan.
Buat proposal jodoh, serahkan pada Alloh. Sambil pelan-pelan menata diri. Bagian mana yang harud diperbaiki. Semangat.
Bisa didapat di Gramedia. Dagh.....


Wassalam, Nora.
Postingan terbaru

Masih seputar Ibu-ibu

Assalamualaikum,
Sedang menikmati peran sebagai Ibu baru bersama Uwais. Alhamdulillah. Sampai saat ini, sudah sebulan hidup bersama si kecil lucu ini. Hal apapun yg membuat kehidupan saya berubah seutuhnya. Ya, anak mungil inilah yg menjadi alasan mengapa saya diajarkankembali untuk bangun tengah malam. Untuk lebih dekat dengan Alloh tentunya. Mengapa saya harus menjaga pola makan saya untuk dia, menjaga untuk makanm akanan yg sehat. Mengapa saya harus menjaga sikap saya karena itu sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Iya, saya takut dan khawatir kalau tidak bisa menjadi Ibu yang baik untuknya. Jadi, apapun upaya saya saat ini, bukan hanya menjadi Istri dan seorang pekerja seni bukan artis, tapi tanggung jawab dan kewajiban yang saya dan suami saya pikul semakin bertambah.
Berpikir positif agar Alloh memberikan kami rasa syukur yg teramat tiap kali diberi ujian dan kemudahan, semoga itu berlabel nikmat. Semoga berkah di tiap tindakan.
Btw, ternyata sebulan ini tidak terasa sama sek…

Assalamualaika, mungil.

Assalamualaikum,

Akhirnya, alhamdulillah. Setelah hampir 10 bulan dalam buaian rahim, si kecil ini lahir dengan selamat. Dengan proses yang panjang, hampir normal, kehabisan tenaga, aksi dramatis melukai suami, dan pada ujungnya keputusan operasi. Alhamdulillah. Sekali lagi Alloh sangatlah baik. Tidak ada yang tidak mungkin olehNya. Setelah sebelumnya sempat khawatir terlalu lama dalam perut, lalu berdebar-debar dalam mengambil keputusan, dan Alloh memberi kesempatan agar bisa merasakan apa itu kontraksi, apa itu mengejan, apa itu rasa sakit akan melahirkan alami. Ya Alloh. Luar biasanya menjalani itu semua. 
Saya rasa inilah keuntungan diciptakan menjadi seorang perempuan. Merasakan secara harfiah anak dari darah dagingnya. Merasakan bagaimana menyentuh anak yang keluar dari rahimnya. Menyusuinya. Dan berbicara serta mendekap dan menciumnya. Jempol jempol semua makhluk hidup.
Inilah. Awal mula kehidupan bersama Uwais Muhibb Muhammad, yang besar harapan kami sesuai namanya, Uwais yan…

Gini-gini aja

Assalamualaikum,

Beberapa bulan yang berat, berat untuk kembali menulis dengan hasrat (pikir penulis berperut bendul ini). Akhirnya, alhamdulillah, walau sedikit saja 'gombal' ibu-ibu rumah tangga, tak mengapa. Asalkan sudah mengetik beberapa hururf yang mungkin tidak ada balasan arti apa-apa untuk pembaca, sudahlah. Saya...... hanya akan menunggu saat-saat kedatangan anak harapan, anak kecintaan, dan anak kesukaan. Semoga rasa maaf dari segala pembaca mengalir ikhlas dari hati yang paling mulia harfiahnya.

Well, inilah, mungkin suatu saat berganti lagi tema dan cerita. Yang dulunya bercerita humaria, dan andai-andai lain sebagainya, mungkin warna kedepannya adalah bagaimana nikmatnya mengurus rumah tangga dengan anggota barunya. Atau sekedar berbagi bagaimana kehidupan amatir seorang perempuan sebagai seorang istri dan (insya Alloh) sebagai Ibu. Aamiin. Apapun itu, semoga dimudahkan segala macam urusan penulis dan pembaca budiman (yang gak budi gak man).

Hanya persembahan so…

Bendul

Assalamualaikum,


Terkadang tidak semua hal-hal yang memungkinkan dalam penulisan bisa ditulis. Dulu, pernah terpikir bahwa semua hal bisa ditulis. Semua dilakukan dalam porsi positif. Pedoman saya dalam menulis, Karena sudah harga mati. Kebebasan menulis adalah dengan tidak menebar suatu keburukan sehingga saya dan minimal satu pembaca saja tidak berubah menjadi pribadi yang su'udzon.
Well, sebenarnya bukan itu yg ingin saya tulis kali ini. Tapi, atas saran suami untuk menulis atentang pengalaman kehamilan saya di trimester awal lalu. Alhamdulillah. Alloh benar-benar mengatur segala sesuatu dengan baik. Tentu. Dia benar-benar Maha Bijak, Maha Baik dan hal-hal Mulia lainnya. Namun... Asal muasala dari paragraf pertama sama sekali tidak membuktikan apa-apa. Nyatanya saya tidak bisa menulis layaknya teman-teman hamil lainnya. Saya benar-benar stuck tidak punya pilihan kata-kata yg tepat. 
Kenapa?!
Entahlah, tidak tertemu jawabannya. Karena rasa yang luar biasa menjadi seorang yang ak…

Setengah Delapan

Asaalamualaikum, Aku selalu punya harapan, impian, dan cerita baru saat 'terbang'. Ada cita-cita yg terbangun antara aku dan banyak orang. Antara kedewasaan, cinta nyata, dan bagaimana rasa kebahagiaan diatas keputusanku sendiri.
Aku rindu 'terbang', nyatanya. Tak pernah aku didera serindu ini pada awan. Pada langit biru yang kadang aku ingin mengambilnya dan kutaruh di saku baju. Entah hari ini, atau seterusnya, pada buni yang aku merasa sedikit tidak adil baginya. Aku harus punya lekuatan besar seperti aku merasa tenang saat melihat awan. 
Aku harap hanya jibaku sementara. Betapa Alloh sangat mengerti apa yang jadi isi hati. :)

Aku mencintaiMu, dan seterusnya.

Wassalam, Renotxa.